Penurunan Stres dapat Menciptakan Lingkungan Bersih, Aman dan Damai

,

Muh.Syahrir Gassa

3/8/20263 min read

water falls in the forest
water falls in the forest

         Alhamdulillah kita sekarang sudah berada melewati pertengahan ramadhan, dimana diharapkan seluruh amalan ibadah yang dilakukan diterima oleh Allah SWT. Kemungkinan diantara kita banyak yang mengalami stres dalam setiap harinya selama bulan Ramadhan 1447, apakah karena pekerjaan kantor kejar deadline, pekerjaan rumah, dan seterusnya, dimana tentu setiap orang mempunyai tingkat stres yang berbeda-beda. Berdasarkan kategorinya ada stres berat, sedang dan ringan, sedangkan berdasarkan sifatnya stres dapat dibagi dua macam yaitu stres negatif dan stres positif.

         Profesi semua orang atau kelompok bisa berbeda-beda tingkat stres yang diperoleh dalam menghadapi problematika masing-masing. Subuh hari kemarin saya mendapatkan pekerjaan rumah mencari bahan pokok untuk dibeli ternyata sudah sangat jarang penjual yang membuka tokonya padahal sangat dianjurkan oleh Rasullullah beraktivitas di pagi hari sesuai profesinya masing-masing bahkan dilarang tidur karena bisa menimbulkan penyakit. Stres yang kami alami dapat terjadi walaupun hanya stres ringan ketika mau membeli bahan pokok ada 1 toko terbuka tetapi penjualnya tidak memakai baju jadi saya mengalihkan pembicaraan lain supaya tidak jadi membeli di toko tersebut, ketika tiba di rumah langsung ditanya kembali manami belanjaannya he he. Seperti istilah dalam tulisannya Prof Hamdan Juhannis beberapa hari lalu tentang peristiwa sicle stres (siklus stres).

        Pemangku kepentingan juga dapat menjadi stres karena banyaknya sampah-sampah di sekitar lingkungan kita yang berserakan akibat para pengangkut sampah mengalami stres akibat banyaknya masyarakat di sekitar kita yang membuang sampah di sembarang tempat sehingga para pengangkut sampah menjadi bingung bahkan stres tidak mau mengambil sampah lagi pada minggu berikutnya. Saya cukup salut dengan sistem pengelolaan sampah di area kampus FMIPA UNM Parangtambung hampir setiap harinya bahkan pagi-pagi sudah kelihatan bersih dan indah ditambah dengan penataan bunga yang baik dan teratur. Salah satu cara yang dilakukan oleh Dekan MIPA Bapak Prof. Suwardi Annas,PhD yaitu berupaya memanusiakan para tim cleaning service walaupun kesejahteraan yang diberikan tidak begitu banyak, hal ini disampaikan waktu pertemuan antar pimpinan jurusan dengan pengelola IKU FMIPA beberapa minggu lalu.

         Dampak dari stres menyebabkan aktivitas keseharian kita menjadi terganggu bahkan dapat menyebabkan ratusan hingga ribuan sel  syaraf kita menjadi putus atau rusak terutama di otak, sehingga otak tidak mampu mengolah informasi dengan baik sehingga menyebabkan  dampak pada suara dengan nada kurang bagus di sekitar kerumunan orang, bahkan terjadinya kesalahpahaman antara satu dengan lainnya. Energi yang digunakan ketika sering stres lebih besar dibandingkan dengan jalan/jogging Beberapa hal yang bisa dilakukan dalam mengatasi stres adalah mencari kegiatan lain sehingga tidak teringat apa yang menjadi penyebab sehingga seseorang akan menjadi stres, melakukan gerakan berupa olahraga baik ringan maupun berat, memberikan sosialisasi pentingnya kebersihan lingkungan bisa melalui pengurus masjid setiap pekan, tidak mengkonsumsi alkohol dan narkotika, mengkonsumsi obat, melakukan refresing atau istrahat serta konsultasi ke dokter jiwa jika sudah tidak bisa ditangani secara alami.

         Puasa dapat menurunkan stres dan menurunkan berat badan karena menahan lapar dan dahaga serta hawa nafsu sehingga tidak mempunyai banyak energi untuk menunjukkan sifat tidak peduli atau sombong serta sifat-sifat negatif lainnya. Rasulullah Muhammad SAW melarang untuk terjadinya kesalahpahaman apalagi di bulan Ramadhan dan dianjurkan untuk selalu bertafakkur kepada Allah SWT, kecuali dalam keadaan tertentu misalnya negara Republik Indonesia memperoleh kemerdekaannya yang dibantu oleh para pejuang melakukan perjuangan dan alhamdulillah tercapai saat hari ke-17 bulan Ramadhan saat itu. Hal ini merupakan hasil dari perjuangan para pejuang kemerdekaan kita, dimana sebelumnya terjadi pengeboman negara Jepang sebagai negara penjajah tepatnya di Hiroshima dan Nagazaki oleh negara Sekutu akhirnya Jepang menyerah tanpa syarat. Kemudian beberapa saat kemudian negara Sekutu mencoba melakukan agresi Militer ke Indonesia tetapi dapat diserang balik oleh para Pejuang Kemerdekaan RI. Hal ini menunjukkan bahwa para pejuang kita selalu gigih dan kuat mempertahankan kemerdekaan dengan modal persenjataan hanya bambu runcing dan puncaknya di masa bulan Ramadhan dan atas berkat rahmat serta pertolongan dari Allah SWT, sehingga kemerdekaan dapat diperoleh pada tanggal 17 Agustus 1945 sehingga saat itu para pejuang kita mengalami penurunan stres karena sudah tercapai cita-citanya. Para pejuang kita sekarang termasuk kita semua ini tinggal mengisi dan mempertahankan kemerdekaan dan negara kita secara resmi bergabung di PBB menggunakan politik bebas-aktif dengan memilih non blok. Inilah sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa yang sudah teruji sampai sekarang dimana kita semua sebagai warga sipil hanya ikut berdoa semoga negara kita tetap aman dan damai. Sebagaimana Rasulullah Muhammad SAW dalam salah satu haditsnya mengatakan bahwa kalau ada diantara saudara kita atau sanak keluarga atau antar kelompok bahkan antar negara sekalipun terjadi kesalahpahaman maka hanya maksimal 3 hari diberikan kesempatan berbedapaham dan setelahnya wajib berdamai dan jika berlanjut maka hendaklah ada di antara mereka yang dapat mendamaikan. Hampir semua penceramah, ustadz dan cendekiawan muslim mengulang-ulang pencerahannya dalam suatu pengajian dan perkumpulan atau setiap malam selama ramadhan di masjid-masjid. Sesungguhnya Allah SWT Maha Pengasih dan lagi maha Penyayang kepada kita semua. Semoga tulisan kami bermanfaat dan semoga Allah SWT memberikan nilai ibadah dan semoga sukses selalu